BANGKA – Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Bangka menggelar konfrensi pers terkait 8 orang tahanan yang melarikan diri dari rutan Polres Bangka, Rabu kemarin, Jum’at (10/04/2026) siang, di aula tribrata Polres Bangka.
Satu tahanan yang melarikan diri yaitu Weli, harus puas karena menerima hadiah timah panas lantaran melawan saat diamankan.

Konfrensi pers itu, dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso didampingi Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra.
” Allhamdulillah dalam waktu 2×24 jam semua sudah tertangkap semua. Terima kasih kepada masyarakat dan media yang sudah membantu. Satu menyerahkan diri, dan yang lain ditangkap ditempat yang berbeda,” kata Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra.
Untuk langkah hukum selanjutnya kata Deddy, adalah penahanan terhadap mereka yang kabur dan selanjutnya tetap persidangan.
Sementara untuk petugas jaga yang diduga lalai saat ini kata Deddy, sudah dilakukan pemeriksaan.
” Untuk personil yang piket kemarin, ada 2 sudah kita proses,” ujarnya.
Akibat kejadian itu lanjut Deddy, layanan besuk Polres Bangka sempat dihentikan. Dan akan dibuka kembali nanti.
” Pada saat kejadian dan setelah kejadian, kita hentikan dulu layanan besuk. Karena ada perbaikan ruang tahanan. Tapi secepatnnya kita buka kembali,” kata dia.
Untuk tersangka Weli sendiri kata Deddy, akan dikenakan hukuman tambahan. Ditambah lagi Weli adalah seorang residivis.
Sementara Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso mengungkapkan, aksi pelarian itu dilakukan dengan cara salah satu tahanan memotong teralis ruang tahanan.
” Terkait tahanan yang lari 8 orang, dalamm waktu 2×24 jam berhasil diamankan kembali oleh jajaran Polda Babel. Kronoligisnya, ini terkait peristiwa terjadi pada Rabu pukul 4.15 jadi dini hari. Aksi pelaarian, dilakkukan dengan cara memotong teralis besi dan memecahkan akrilik kaca ruang tahanan,” ungkapnya.
Berselang 30 menit lanjut Agus, kaburnya para tahanan itu baru diketahui petugas jaga dan melaporkan kejadian itu ke Kapolres. Lantas kata Agus, Kapolres melaporkan ke Kapolda. Dan langsung dibentuk tim untuk melakukan pengejaran.
Diungkapkan Agus, ternyata ada dua orang tahanan yang menyerahkan diri. Mereka menyerahkan diri ke Polres Bangka dan Polsek jajaran Polres Bangka.
Untuk petugas yang sedang menjalankan piket saat kejadian itu kata Agus, saat ini sedang diperiksa dan tentunya akan diberikan tindakan tegas.
” Untuk petugas jaga ada 2 orang saat ini sedang proses. Berikut juga 2 orang perwiranya. Dan sesuai atensi Pak Kapolda, akan diberikan sanksi tegas jika ada ditemukan kelalaian,” bebernya.
Sementara Weli, salah satu tahanan yang kabur itu terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dari petugas, sebab dia melawan saat mau ditangkap.
Dia pun harus digotong menggunakan kursi roda, saat digiring ke ruangan konfrensi pers dikawal oleh petugas. (Edho)









