Soal Sampah di Kecamatan Belinyu, Kadin DLH Bangka : Kami Rapat Dulu

Warga : Kami Nggak Terlalu Optimis, Mereka Menjabat Bukan Mengabdi!

Bangka14 Dilihat
banner 468x60

BANGKA – Permasalahan sampah di Kecamatan Belinyu masih menjadi PR yang belum terselesaikan.

Bahkan di media sosial, nitizen juga membagikan foto sampah yang sudah berserakan di terminal baru Belinyu.

Berdasarkan pantauan media ini, Senin (29/06/2026) siang, nampak sampah sudah berserakan di luar box kontainer.

Sementara, di lokasi terminal baru yang dijadikan TPA sementara, hanya ada 2 box sampah dan sudah tidak mampu menampung volume sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Boy Yandra mengungkapkan, untuk permasalahan ini pihaknya akan kembali menggelar rapat bersama.

” In Syaa Allah besok dengan Dishub Bangka dan Camat Belinyu dan Lurah setempat rapat untuk penanganan. Yang pasti nanti berupaya untuk kontainer seperti apa atau penambahannya diizinkan nggak disana. Itu salah satu upaya yang pasti,” ungkap Boy, Senin siang.

Dijelaskan Boy, saat ini yang menjadi kendala utama adalah rusaknya mobil pengangkut sampah yang ada di DLH Bangka.

” Kemudian memang ada salah satu alat transportasi pengangkut sampah kita yang rusak, akan segera kami perbaiki. Karena, memang dari Belinyu ke Sungailiat agak jauh juga. Nanti kami coba solusi dari pada perbaikan mobil yang ada di Sungailiat ini. Mudah-mudahan bisa menarik aja nanti mobil yang satu rusak. Mobil angkut sampah ada 2, yang satu rusak,” jelasnya.

Kemudian untuk permasalahan berikutnya lanjut Boy adalah, lokasi yang bakal dijadikan Tempat Pembuangan Akhir atau TPA yang sampai saat ini belum ada

” Kemudian yang ke tiga, lokasi. Masalah lokasi TPA, untuk yang terbaiknya dimana. Sehingga masyarakat Belinyu, tidak terganggu dengan sampah yang ada. Intinya, kami berharap nanti mudah-mudahan ada penentuan lokasi TPA yang tepatnya,” kata dia.

Ditambahkan Boy, untuk Kecamatan Belinyu sendiri belum ada Kepala Unit UPT DLH. Maka itu, mereka baru akan mengusulkannya.

” Kemudian yang sudah pasti In Syaa Allah Ka UPT segera akan kami usulkan. Karena ini sudah lama, saya dengar dari pegawai di DLH di Belinyu nggak ada UPT,” bebernya.

Sementara, salah satu anggota masyarakat Kecamatan Belinyu, AS, menyebutkan masyarakat tidak terlalu optimis dengan upaya penanganan sampah di Kecamatan Belinyu.

” Kami masyarakat tidak terlalu optimis dengan permasalahan ini. Karena level pejabat dan tokoh masyarakat Kabupaten Bangka ini nggak mampu untuk memberikan solusi tempat pembuangan sampah. Sudah berapa Ratus Millyar menggaji mereka pakai duit rakyat selama puluhan tahun ini. Tapi nggak bisa sampai hari ini memikirkan tempat pembuangan sampah,” ungkap AS.

Maka dari itu selaku masyarakat, dia mengaku masyarakat tentu sebagian masyarakat tidak terlalu antusias menanggapi wacana ini.

” Kami masyarakat nggak terlalu antusiaslah walaupun ada wacana rapat. Itu urusan mereka lah ! Sudah bertahun-tahun rapat, tapi nggak ada solusi. Cuma kumpul-kumpul. Dan itu bukan urusan kami mikirnya. Kecuali sampahnya di depan rumah kami,” ucapnya, nyeleneh.

Nah, mari kita tunggu solusi kongkrit yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bangka dalam mengatasi permasalahan sampah di Kecamatan Belinyu.

Sementara, asal muasal terminal baru Belinyu jadi lokasi tempat pembuangan sampah, silahkan klik link berita dibawah ini 👇

(Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *