BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka menetapkan, Lingkungan Bubus dan Batu Atap, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, menjadi lokasi Kejadian Luar Biasa atau KLB penyakit Malaria.
Hal itu diungkapkan oleh Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman, pada Sabtu (17/05/2026) menurutnya, pihaknya pun sudah mendirikan pos di lingkungan Bubus dan sekitarnya.
Bahkan kata Achmad Suherman, pihaknya pun memberikan pembatasan keluar masuk warga ke lingkungan itu.
” Iya, sudah kami cek dan kami dirikan poa disana. Mulai Jumat tanggal 15 Mei ini untuk lingkungan Bubus dan Batu Atap. Dilakukan pembatasan keluar masuk warga dikarenakan daerah tersebut di tetap kan KLB. Malaria, selama 3 Minggu ke depan,” ungkapnya.
Bahkan dari itu dilanjutkan Achmad Suherman, setiap warga yang melintas keluar dari wilayah tersebut dilakukan tes malaria oleh dinas kesehatan Kabupaten Bangka dan Puskesmas .
Dan untuk hari ini juga lanjut Achmad Suherman, sudah ratusan orang di lingkungan setempat dilakukan pemeriksaan.
” Ratusan warga yang dites hal ini utuk mencegah malaria berkembang ke tempat lain,” ujarnya.
Jika ada warga yang didiagnosa positif terkena malaria kata Achmad Suherman, akan diberikan perawatan medis dan penanganan di Puskesmas.
Maka dari itu kata Achmad Suherman, pihaknya pun memasang spanduk cegah malaria di seputaran lingkungan itu. Serta mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit itu terutama dari gigitan nyamuk.
Seperti contohnya yakni, menjaga kebersihan lingkungan, memakai lotion anti nyamuk atau obat nyamuk. Serta membersihkan tempat yang terindikasi nyamuk bertelur.
Dan yang paling utama adalah, segera melaporkan ke petugas pos dan medis jika sudah ada gejala seperti demam tinggi. (Edho)










