Yayasan Mahad Islam Jamalullail, Satu-Satunya Pesantren di Belinyu Yang Punya Pendidikan Formal Dari SD Sampai SMK

Bangka16 Dilihat
banner 468x60

BANGKA – Yayasan Mahad Islam Jamalullail, merupakan satu-satunya sekolah di Kecamatan Belinyu yang bebasic pesantren.

Letaknya di Berok, Kampung Gudang, Kecamatan Belinyu, pesantren ini sudah melahirkan banyak santri dan pelajar, bahkan ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi di Yaman.

Yayasan ini berdiri sudah hampir puluhan tahun lamanya. Disamping kegiatan keagamaan Islam yang kuat, pesantren itu mempunyai jenjang pendidikan dari tingka SD, SMP hingga SMK teknik.

Untuk pelajar tingkat SD sendiri, banyak didominasi atau diisi oleh para penduduk Kecamatan Belinyu.

Sementara tingkatan SMP hingga SMK, banyak juga diisi pelajarnya dari luar Kecamatan Belinyu. Bahkan mereka, sudah menempuh pendidikan di Mahad Jamalullail Belinyu.

Hafiz, salah satu pelajar asal Desa Penagan yang saat ini duduk di kelas 11 SMK IT Jamalullail, mengaku sudah sejak duduk di bangku SMP masuk di Yayasan Mahas Islam Jamalullail.

” Sekarang kelas 11, asal Desa Penagan. Masuk sini dari SMP. Senang lah disini, bisa sekolah disini,” ucapnya, saat dihampiri wartawan di SMK IT Jamalullail, Rabu (28/10/2026) siang.

Rafi, yang berasal dari Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, mengaku memang ingin berniat sekolah di Yayasan Mahad Islam Jamalullail.

” Asalnya dari Simpang Teritip, sekarang kelas 11. Memang niat dan mau sekolah disini,” ucapnya.

Untuk tingkat SMK di Yayasan Mahas Islam Jamalullail terdapat 2 jurusan. Dimana mayoritas pelajar laki-laki masuk dijurusan Teknik Alat Berat. Sementara untuk perempuan sendiri, banyak mengisi di jurusan Agrobisnis di sektor Perikanan.

Lingkup Yayasan Mahas Islam Jamalullail sendiri bisa dikatakan sangat luas. Sejumlah fasilitas dari ruang praktek, ruang belajar, kolam budidaya ikan hingga asrama pun ada di situ.

Untuk total pelajar SMP dan SMP berdasarkan informasi yang kami terima, saat ini berjumlah sekitar 200 lebih pelajar laki-laki dan perempuan.

Untuk tenanga pengajar sendiri, bisa dikatakan berkompeten. Para pengajar yang menyandang gelar Ustad di situ, merupakan jebolan dari Yaman dibawah naungan guru besar Habib Umar Bin Hafiz.

Yang lebih fantastisnya, pihak pengelola Yayasan menyediakan fasilitas itu secara gratis atau tanpa dipungut bayaran.

Seperti biaya masuk digratiskan, anak yatim piatu, penghafal atau Hafiz Qur’an itu tidak dipungut biaya. Serta, tidak ada biaya atau trend uang pembangunan, semuanya pure dari pihak pengelola Yayasan Mahada Islam Jamalullail.

Untuk diketahui, Yayasan Mahad Islam Jamalullail sendiri merupakan sekolah yang sudah dinyatakan terakreditasi B.

Dan dengan ini, patut dibanggakan. Kecamatan Belinyu juga punya pesantren yang berbasis pendidikan formil. (Edho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *