Simpan Sajam, Belasan Remaja Diamankan, Kombes Pol Jojo : Pembinaan dan Wajib Lapor

Pangkalpinang1039 Dilihat
banner 468x60

PANGKALPINANG – 17 orang remaja di Kota Pangkalpinang diamankan Tim Satgas III Gakkum Ops Pekat Menumbing 2024 Polda Bangka Belitung, Minggu (25/2/24) dini hari lalu.

Mereka diamankan lantaran kedapatan memiliki senjata tajam (Sajam) saat dilakukan penggeledahan disalah satu rumah kontrakan di Desa Kace Timur Kabupaten Bangka. Dan diduga, para bocah labil itu mau tawuran.

” Jadi memang benar sudah diamankan 17 anak remaja berikut belasan sajam berbagai jenis dari tempat berkumpulnya mereka,”kata Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo saat ditemui, Selasa (27/2/24) pagi.

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Jojo Sutarjo. 

Kata Kombes Jojo, diamankan belasan remaja ini berawal dari Tim Satgas III Gakkum melaksanakan Patroli rutin dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2024 dengan sasaran Premanisme. Dalam patroli tersebut kata dia, Tim menemukan segerombolan remaja yang sedang berkumpul dikontrakan milik salah satu remaja.

” Setelah didatangi dan dilakukan penggeledahan ditemukanlah 16 macam jenis sajam yang diduga milik para remaja ini,” bebernya.

Lantas para remaja tersebut, langsung diamankan ke Mapolda Kepulauan Bangka Belitung guna pemeriksaan lebih lanjut oleh unit sidik Satgas III Gakkum Dit Reskrimum Polda Babel.

Usai dilakukan pemeriksaan, terhadap ke 17 anak-anak remaja tersebut dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi hal serupa.

” Untuk penanganan selanjutnya mereka dilakukan pembinaan dan ditetapkan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis ke Dit Reskrimum Polda Babel,”ujar Jojo.

Masih kata Jojo, dia mengimbau kepada para orang tua untuk turut berperan dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka. Hal ini kata dia, mengingat beberapa bulan terakhir sering terjadinya aksi kenakalan remaja dibeberapa wilayah di Kota Pangkalpinang.

” Kami minta orangtua dapat menjaga anak-anak mereka. Jangan sampai anak-anak menjadi korban ataupun pelaku kejahatan,”imbuhnya. (Edho)

*Sumber : Games Babel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *