BANGKA – Sanggar seni Cinta Kasih Dayung Serumpun dari Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, bakal menghibur masyarakat lewat tarian dan lantunan musik dambus, campak dan pencak silat tradisional di acara ritual adat Titang Tue Doa Sekampung.
Acara adat Titang Tue Doa Sekampung, merupakan suatu tradisi dari masyarakat Desa Bintet, sebagai wujud untuk berdoa kepada Yang Maha Kuasa dipergantian musim. Supaya mendapatkan keberkahan.
Acara ritual adat Titang Tue Doa Sekampung itu, akan digelar pada hari Minggu besok, di lapangan sepakbola Desa Bintet, Kecamatan Belinyu. Dan sudah memasuki tahun ke 3.
Sanggar seni Cinta Kasih Dayung Serumpun sendiri, berdiri sejak belasan tahun lalu. Dibawah naungan Abdul Hak selaku pimpinan. Mereka bermarkas di Desa Bintet, Kecamatan Belinyu.
” Kalau berdirinya sanggar sudah dari tahun 2005. Allhamdulillah, warisan budaya dan sudah di SK kan di Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka tahun 2022 tadi,” kata Abdul Hak, Sabtu (18/04/2026) pagi.
Sanggar seni Cinta Kasih Dayung Serumpun sendiri, mayoritas diisi oleh kaum Gen Z. Atau para pelajar yang berbakat dalam dunia seni tari dan musik tradisional di Kecamatan Belinyu.
Meski dengan peralatan seadanya, para anak-anak muda antusias saat berlatih. Kata Abdul Hak, dalam satu bulan mereka latihan rutin.
” Kalau latihan, Sebulan itu 2 atau 3 kali. Allhamdulillah, masih ada anak-anak yang peduli dengan budaya tradisional,” ujarnya.
Sanggar tersebut, secara umumnya kerap menampilkan seni tradisional campak, dambus dan juga pertunjukan pencak silat lokal.
Mereka juga kerap tampil di sejumlah acara adat di Kecamatan Belinyu. Seperti di acara Adat Nuju Jerami Desa Pejem dan Air Abik.
Nah, tunggu apa lagi ! Ayo besok kita saksikan penampilan mereka. Sebagai wujud untuk mempertahankan kebudayaan Kecamatan Belinyu. (Edho)









