Ditemukan Tenggelam, Jasad Ruslan Divisum, Hasilnya Begini…

Bangka1379 Dilihat
banner 468x60

BANGKA — Usai dilakukan visum di Puskesmas Belinyu, Ruslan (50) warga Dusun telang, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, dinyatakan meninggal karena tenggelam. Meski sewaktu ditemukan, terdapat darah yang keluar dari tubuh korban.

Korban dikabarkan hilang setelah seharian tidak pulang ke rumah. Sejak sore kemarin, dan pergi dari rumah untuk kerja melaut.

Kapolsek Belinyu, melalui Kanit Reskrim IPDA Ufran mengungkapkan hal itu. Berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas Belinyu kata Ufran, korban meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan. Kondisi korban ditemukan dibawah ponton ti rajuk di sekitar perairan pulau dante atau teluk kelabat dalam.

” Iya, semalam sudah dilakukan visum terhadap korban. Hasil visum dari dokter di puskesmas Belinyu korban meninggal sekitar 6 atau 8 jam sebelum ditemukan. Dan terdapat luka dibagian belakang kepala korban,” kata Ufran, Jum’at (02/06) siang.

Dilanjutkan Ufran, pihaknya menyimpulkan korban meninggal karena tenggelam. Sebabnya kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.

” Meninggal karena tenggelam. Hasil visum nggak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Berdasarkan kronologis yang diterima dari Kepolisian. Pencarian korban dimulai dari pukul 18.30 kemarin. Hampir 30 orang warga setempat dikabarkan ikut serta dalam pencarian korban.

Pencarian terhadap korban memakan waktu hingga 3 jam. Pada akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 21.00 tak jauh dari salah satu pos penimbangan timah yang ada di perairan pulau dante atau teluk kelabat dalam, dengan kondisi tersangkut dibawah salah satu ponton isap.

Berdasarkan dari berita di beberapa media siber sebelumnya, korban adalah penjaga malam ponton laut.

Sementara Asri (50) Kepala Dusun Telang mengatakan, korban sebelumnya berprofesi sebagai nelayan yang kerap melaut. Namun kata Asri, baru-baru ini dia bekerja sebagai penjaga malam ponton rajuk.

” Kalau dulunya nelayan. Baru-baru ini mungkin kerja sampingan jaga malam ponton,” ucapnya.

Terpisah, Kapolsek Belinyu AKP Chandra Satria AP saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kata Chandra, memang terdapat luka dibagian belakang kepala korban. Tapi menurut hasil visum dokter luka itu muncul setelah korban meninggal dunia

” Iya, sudah divisum semalam. Hasilnya tidak ada tanda kekerasan ditubuh korban. Cuma ada luka bagian kepala. Hasil pemeriksaan dokter puskesmas, luka itu muncul saat korban sudah dalam keadaan meninggal,” kata Chandra, seizin Kapolres Bangka.

Jasad Ruslan pun kemudian dibawa ke rumah nya di Dusun Telang, untuk dikebumikan. Pihak keluarga pun dikabarkan menolak untuk diotopsi, dan sudah mengikhlaskan kematian korban. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *