Bareng Satlap Tri Cakti dan Bea Cukai, Lanal Babel Gelar Patroli Laut

Pangkalpinang53 Dilihat
banner 468x60

PANGKALPINANG – ‎Guna menjaga keamanan serta menegakkan aturan di wilayah perairan hukum setempat, tim gabungan Satuan Lapangan atau Satlap Tri Cakti bersama Pangkalan TNI AL Lanal Bangka Belitung dan Bea Cukai melaksanakan kegiatan patroli laut bersama.

Patroli ini menyusuri kawasan perairan Laut Sampur hingga Tanjung Bunga, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, pada Minggu (18/10/2026) sore.
‎
‎Operasi pengamanan perairan yang mengerahkan armada Rigid Buoyant Boat atau RBB milik Satlap Trisakti serta memanfaatkan teknologi pengintaian udara berupa satu unit drone DJI Matrice 4 milik TNI AL.
‎
‎Patroli gabungan dipimpin oleh perwira koordinator lapangan dengan melibatkan unsur personel gabungan TNI, Bea Cukai, serta instansi terkait.

Pergerakan tim dimulai dari Dermaga Pangkal Balam, menyusuri perairan Laut Pasir Padi, Laut Tanjung Bunga, hingga Laut Sampur, sebelum akhirnya kembali bersandar di Pangkal Balam.
‎
‎Sasaran utama dalam operasi ini meliputi antara lain Pengecekan aktivitas Ponton Isap Produksi.

Pemeriksaan jalur-jalur perairan yang dicurigai rawan aktivitas ilegal, dan Identifikasi dan pengawasan terhadap kapal-kapal mencurigakan yang melintas.
‎
‎Dalam pelaksanaan patroli, tim gabungan menemukan adanya sejumlah aktivitas penambangan ilegal

TI selam atau ponton selam serta Ponton Isap Produksi yang beroperasi di wilayah perairan Laut Jerangkat, Laut Sampur, dan Laut Tanjung Bunga yang belum terdata serta belum mengantongi izin dan CV.
‎
‎Menindaklanjuti temuan tersebut, tim patroli RBB berkoordinasi langsung dengan pengawas tambang di lapangan kepada koordinator PIP.

Tim gabungan memberikan imbauan dan peringatan tegas agar para pemilik PIP segera melengkapi perizinan serta mengurus administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak berwenang juga menegaskan akan mengambil tindakan sesuai kewenangan apabila imbauan tersebut diabaikan.
‎
‎Selain patroli laut, menjelang malam hari tim melaksanakan pemantauan lanjutan menggunakan drone ke arah aliran Sungai Baturusa.

Dimana hasil pantauan udara menunjukkan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol.
‎
‎Secara keseluruhan, kegiatan patroli gabungan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya hambatan berarti.

Langkah ini menjadi wujud komitmen aparat penegak hukum dan instansi maritim dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan serta ketertiban aktivitas ekonomi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *