PANGKALPINANG – Kesebelasan SBC Biaso Bae FC, melaju ke babak 16 besar pada kejuaraan sepakbola PKP Cup Piala Walikota 2026.
SBC Biaso Bae FC, sukses mengalahkan IT Pangkalbalam dengan skor 3-1, Minggu (24/05/2026) sore, di stadion Depati Amir Kota Pangkalpinang. Meski tanpa diperkuat 2 pemain andalan mereka yakni Alfarizi dan Dwiki.
Pertandingan berjalan alot, SBC Biaso Bae menguasai permainan dengan dominan melakukan penguasaan bola.
Dengan memasang Jepri (4) sekaligus kapten kesebelasan dan Riski Novriansyah (14) di bomber depan, skuad asuhan Ismail Alcantara tampil baik sepanjang laga.
Penyerang SBC Biaso Bae FC Riski Noviansyah, mencetak 2 gol pada laga itu. Plus gol penutup yakni gol bunuh diri dari pemain belakang IT Pangkalbalam.
Riski Novriansyah, membuka keunggulan pada awal-awal babak pertama berlangsung. Sepakan kerasnya melesak ke pojok kanan gawan IT Pangkalbalam dan sulit dijangkau penjaga gawang.
Kemudian berselang beberapa menit, Risky kembali menggandakan kedudukan lewat sundulan kepala, usai menerima umpan matang dari pemain sayap Rama.
Kemudian menjelang babak pertama usai, kesebelasan IT Pangkalbalam memperkecil keunggulan menjadi 2-1. Skor bertahan hingga turun minum.
Pada babak ke dua, SBC Biaso Bae menambah daya gedor. Dengan memasukkan Panca di lini depan, Pariono Sinaga dan Gibran.
Namun sayang, Panca gagal memanfaatkan 2 kali peluang emas untuk membobol gawang IT Pangkalbalam.
Pada menit-menit menjelang pertandingan usai, pemain belakang IT Pangkalbalam melakukan gol bunuh diri.
Gol itu sekaligus menjadi penutup laga dengan skor 3-1, untuk keunggulan SBC Biaso Bae. Dan atas kemenangan itu membuat mereka melaju ke babak 16 besar.
Manager SBC Biaso Bae Ismail Alcantara mengaku puas atas pencapaian ini. Dia berharap pada turnamen ini bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.
” Iya, Allhamdulillah kawan-kawan sudah bermain dengan baik. Tapi jangan bereuforia dulu. Karena tim-tim kuat sudah menunggu. Apalagi ini ajang bergengsi,” kata Ismail, usai menyaksikan timnya bertanding.
Untuk persiapan selanjutnya, Ismail mengaku yang utama adalah mempersiapkan dan menjaga fisik para pemain. Serta melakukan latihan rutin.
Puluhan tim sepakbola se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengikuti ajang bergengsi pada turnamen itu. (Edho)









