Penambang di Mendobarat Kocar Kacir Didatangi Polisi

Bangka89 Dilihat
banner 468x60

BANGKA – Sejumlah penambang di DAS Desa Kace, Kecamatan Mendobarat kabur saat digrebek oleh Polsek Mendobarat, Selasa kemarin.

Para penambang jenis TI sebu itu, bekerja di jembatan jalan Raya Pangkalpinang Muntok tepatnya di Desa Kace.

Mereka tergolong kucing-kucingan, bekerja secara diam-diam. Dengan memanfaatkan situasi yang sepi.

Bahkan, para penambang menutupi akses jalan masuk ke lokasi itu menggunakan tumpukan batu.

Namun ketika petugas Polsek Mendobarat datang, para penambang pun kabur. Peralatan tambang seperti mesin robin sempat disembunyikan di dalam sungai.

” Iya, penambangnya lari, dan jalan ke lokasi ditutup sama batu. Itu lokasinya dekat jembatan dan merupakan DAS juga,” kata Kapolsek Mendobarat IPTU Wendi Oktasa, Rabu (06/05/2026) siang.

Sebelumnya kata Wendi, pihaknya sudah melakukan penertiban pada bulan April lalu. Dimana para penambang kala itu bekerja pada malam hari.

” Tanggal 15 April kemarin kami tertibkan. Kerjanya malam,” ujarnya.

Hasilnya, sebanyak 1 unit mesin robin untuk menambang pun, diangkut petugas ke Mapolsek Mendobarat sebagai barang bukti.

Maka dari itu IPTU Wendi mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan penambangan yang bisa merusak fasilitas umum.

” Dihimbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktifititas tambang ilegal apalagi di DAS dan berpotensi merusak struktur jembatan,” demikian IPTU Wendi Oktasa.

Selain mengamankan peralatan tambang, Polisi juga memasang spanduk larangan menambang di lokasi tersebut. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *