BANGKA – Seorang pekerja pabrik minyak kelapa sawit atau CPO di Kecamatan Bakam, dikabarkan tewas, Selasa (05/05/2026)
Korban diketahui bernama Agus (26) warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat yang bekerja di PT PMM di Kecamatan Bakam. Dia tewas karena tersengat listrik dari mesin press.
Kabarnya, korban merupakan warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.
Menurut R, salah satu warga setempat yang meminta namanya diinisialkan menyebutkan kejadian itu terjadi pada waktu siang hari.
” Ada tadi satu orang, meninggal. Kena sambar listrik dari mesin press buah untuk jadi minyak itu. Siang tadi kejadiannya,” kata R.
Kabarnya, sejumlah saksi saat kejadian itu pun dipanggil oleh Polisi. Untuk diambil keterangannya, termasuk manager pabrik.
Namun, jika adanya kejadian seperti ini tentunya keselamatan kerja atau K3 harus diutamakan.

Kepala Desa Maras Senang M Yunus, saat dikonfirmasi, membenarkan korban dulunya merupakan warga Desa Maras Senang.
” Iya, Bapak Ibu nya warga Maras Senang. Tapi sekarang sudah pindah ke Kelapa karena nikah sama orang Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Usianya sekitar 26 tahun,” kata Yunus.
Yunus juga menyebutkan, dia juga kemarin datang ke kantor Polisi dalam hal ini Polsek Bakam.
” Kemarin dipanggil juga ke Polsek,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Bakam IPDA Harun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.
” Kejadian masih dalam proses penyelidikan dan diinformasikan sampai dengan saat ini pihak keluarga korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Bakam dikarenakan masih dalam berduka,” ungkap Harun, Rabu (06/05/2026) pagi.
Untuk perkara ini kata Harun, pihak Polsek Bakam berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Bangka.
Sementara Camat Bakam Hermansyah saat dikonfirmasi membenarkan PT PMM berada di Kecamatan Bakam.
” Iya, benar. PT PMM di Kecamatan Bakam. Kami ada dapat informasi itu. Tadi pihak perusahaan bagian Humasnya saya tanya infonya di Polsek,” kata Hermansyah.
Sementara pihak PT Payung Mitrajaya Mandiri atau PMM melalui Admin Fahreza mengaku dirinya mendampingi saksi ke Polsek Bakam.
” Saya bukan Humas Pak, saya Adminnya. Tadi saya mendampingi saksi ke Polsek Bakam,” kata Fahreza melalui pesan WhatsAppnya.
Media ini berupaya menggali informasi terkait SOP keselamatan kerja. Apakah pihak perusahaan PT PMM sudah menerapkan itu. (Edho)










