BANGKA – Ritual adat Titang Tue Doa Sekampung yang dimiliki Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, bakal digelar kembali tanggal 19 bulan April tahun ini.
Ritual adat itu mencakup sejumlah ritual adat leluhur, dari mulai Titang Tue Doa sekampung, lalu diiringi oleh sajian Buk Idang dan Ketupat Lepas.
Titang Tue Doa Sekampung istilahnya adalah doa pergantian musim, seperti bergantinya musim barat ke musim timur. Yang dimana menurut keyakinan masyarakat pribumi, musim barat adalah musim penghujan atau pancaroba.
Buk Idang sendiri, istilahnya menyajikan nasi tumpeng khas Bintet sebanyak 5 Dusun yang menyajikan, dan akan disantap secara bersama.
Penggiat budaya asal Desa Bintet Abdul Hak alias Jahok mengatakan, kegiatan itu rencananya akan digelar pada pertengahan bulan April tahun ini.
” In Sya Allah, tahun ini kita gelar lagi acara adat Titang Tue Doa Sekampung dan juga sajian Buk Idang dan Ketupat Lepas. Rencana tanggal 19 April ini. Allhamdulillah, masuk tahun ke 3,” kata Jahok, Sabtu (04/04/2026)
Menurut Jahok, acara tahun ini masih menerapkan konsep yang sama. Selain ritual adat, nantinya ada pagelaran musik dambus juga.
Masih kata Jahok, dia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar nantinya dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.
” Mudah-mudahan lancar. Dan menjadi atensi pemerintah. Apalagi sudah masuk acara tahunan,” harapnya.
Kegiatan ritual adat itu, rencananya akan digelar di lapangan sepakbola Desa Bintet, Kecamatan Belinyu. (edho)









