BANGKA – Sebanyak 149 orang pelajar putera dan puteri SMA Negeri 1 atau Smansa Riausilip dinyatakan lulus.
Kelulusan itu pun ditandai dengan kegiatan pentas seni sebagai acara pelepasan para pelajar itu, Kamis (07/05/2026) di Smansa Riausilip.
Serta ditandai dengan momen pelepasan balon ke udara, sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan mereka.
Kepala Sekolah Smansa Riausilip Rikardo Henri Harahap S.Pd mengungkapkan, dari 149 pelajar yang lulus itu, ada beberapa pelajar yang sudah positif masuk perguruan tinggi di beberapa Universitas.
” Yang lulus ada 149 orang. Terus ada 1 pelajar ke Universitas Andalas, ada 5 orang ke UBB, 2 orang ke Polman dan 1 orang ke Poltekes Negeri Babel. Ada yang lain juga sedang berjuang mengukuti SMBT atau ujian tertulis masuk perguran tinggi,” ungkap Rikardo.
Untuk sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun 2026 ini kata Rikardo, mereka menargetkan kuota sebanyak 18 murid atau pelajar. Dan itu kata dia dibagi menjadi 5 kelas.
” Untuk SPMB daya tampung kita 5 kelas, dengan jumlah 36 murid per kelas jadi target kuota 180 murid,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Rikardo, untuk tahun ini mereka mencanangkan program unggulan kita yaitu gerakan 7 KAIH atau Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan gerakan literasi sekolah.
Masih kata Rikardo, dia berharap kepada pelajar yang sudah dinyatakan lulus bisa meraih cita-cita masing-masing.
Dan untuk para calon pelajar atau murid baru nantinya, dia meminta untuk tidak ragu masuk Smansa Riausilip.
” Untuk murid yang baru lulus saya berharap, berjuanglah menggapai cita-cita. Jaga nama baik almamater dan kembalilah saat berhasil untuk membangun SMA 1 Riau Silip. Dan untuk calon murid-murid baru jangan ragu untuk bersekolah di SMA 1 Riau Silip. Karena seluruh potensi di SMA 1 Riau Silip pasti dapat menggali bakat dan minat seluruh murid yang sudah bergabung di sekolah ini,” demikian kata Rikardo Henri Harahap S.Pd.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan pelepasan siswa itu seperti Camat Riausilip, Kapolsek Riausilip IPTU Gali Rakasiwi dan juga para orang tua maupun wali pelajar. (Edho)










