Polsek Belinyu Kawal Penyaluran BBM Bersubsidi

Bangka3 Dilihat
banner 468x60

BANGKA – Sejumlah personel Polsek Belinyu, nampak mengawasi penyaluran BBM bersubsidi di SPBU 24.332.86 Belinyu, Senin (05/10/2026) pagi.

Kegiatan ini, rutin dilakukan diseluruh SPBU yang ada di Kecamatan Belinyu. Nampak situasi hari ini terlihat tertib.

Personel Polsek Belinyu juga memberikan himbauan, kepada para petugas nozel. Guna menghindari kecurangan saat penyaluran BBM.

Kapolsek Belinyu melalui Kanit Intelkam Aiptu Ademi mengatakan, pengawalan ini memang merupakan atensi Polri untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berlangsung tertib.

” Iya, hari ini kita pam SPBU. Dan memang kegiatan rutin setiap hari. Untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran,” kata Ademi.

Sejauh ini kata Ademi, penyaluran BBM subsidi jenis Solar maupun Pertalite di Kecamatan Belinyu berjalan kondusif.

Pihaknya juga kata Ademi, mengkawal terus penyaluran ini guna menghindari kecurangan yang terjadi saat pengisian BBM.

” Termasuk penggunaan barcode juga kita cek, apakah sesuai. Terus juga mengatur lalu lintas untuk menghindari kemacetan. Dan juga memberikan himbauan kepada petugas nozel untuk memolak kendaraan yang mengisi berulang-ulang dan kendaraan yang tidak sesuai seperti tangki modif,” jelasnya.

Masih kata Ademi, dia berharap, untuk kedepannya nanti tidak ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pihak nozel atau operator SPBU serta penyaluran BBM subsidi sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan oleh Pertamina.

Firman salah satu masyarakat Kecamatan Belinyu memberikan apresiasi atas upaya pihak Kepolisian atas pengawalan ini.

” Terima kasih Pak Polisi. Jalan jadi nggak macet. Kami juga ngisi BBM dan berlalu lalang itu nggak keganggu,” ucapnya.

Berikut 4 poin sasaran pengamanan Polri dalam penyaluran BBM bersubsidi.

1. Kehadiran Polri sebagai pengawasan petugas nozel yang melakukan pelanggaran serta mengatur arus lalin diseputaran SPBU agar tidak mengalami kemacetan.

2. Kehadiran personel pengamanan untuk memberikan himbauan kepada pihak SPBU agar kendaraan yang tidak memiliki barcode, kenndaraan tidak layak dan atau menggunakaan tangki modif tidak diberikan untuk melakukan pengisian BBM

3. Pihak Kepolisian mengharapkan operator untuk berani menolak apabila ada kendaraan yang diketahui mengisi berulang-ulang. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *