BANGKA – Berkat aduan 110 ke Polisi l, Ys (26) seorang wanita warga Sri Menanti, Kecamatan Sungailiat, selamat dari tindakan penyanderaan serta rencana penganiayaan dari seorang pria inisial RK (30), Kamis (17/09/2026) dinihari tadi.
RK sendiri katanya nich, meruapakan teman pria terdekat dari korban. Ibarat istilahnya dua sejoli katanya.
Pasalnya, RK tak terima lantaran ajakannya menikah ditolak oleh YS dengan alasan tertentu.
Si cowok nya yang nggak terima, kayaknya frustasi. Nekad bawa sajam untuk menyadera korban dan membawa bahan bakar pertalite untuk membakar rumah korban.
Beruntung korban masih sempat menelpon nomor layanan Polisi 110, dan membuat tim dari piket Pamapta Polres Bangka, Kapolsek Sungailiat IPTU Mario Tambunan dan personel Satreskrim Polres Bangka langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian.
Begitu petugas tiba di lokasi, benar saja. Terduga pelaku yakni RK sedang kedapatan memegang sajam untuk menyandera korban.
Korban YS, langsung diamankan petugas guna menghindari tindakan yang diluar dugaan.
Polisi pun berupaya melakukan pendekatan secara persuasif terhadap terduga pelaku penyanderaan. Namun, terduga pelaku sempat melawan.
Berkat kesabaran Pak Polisi menghadapi si pria yang udah tantrum itu, akhirnya si cowok berhasil diamankan.
Kemudian terduga pelaku, diamankan ke kantor Polisi untuk diperiksa lebih lanjut, terkait motif yang dia lakukan.
Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Delimunthe mengatakan, pihaknya merespon cepat hal itu guna memperioritaskan keselamatan terhadap korban.
Sebab menurut Indra, aduan yang diterima tersebut bersifat darurat. Bahkan, bisa mengancam keselamatan korban.
” Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap penanganan kejadian. Layanan 110 merupakan sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan respons kepolisian secara cepat ketika menghadapi situasi darurat,” kata Indra.
Maka dari itu, Indra mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan kejadian apapun kepada Kepolisian, melalui layanan 110.
Nah, kejadian ini bisa jadi pembelajaran untuk kita semua. Terutama kepada kaum cowok nich.
Urusan asmara, apes dan rejeki udah ada yang ngatur. Jangan coba-coba karena asmara mau emosi, bisa-bisa kayak gini deh.
Sang pujaan hati mungkin bisa ill fill, terus ditambah berurusan dengan hukum. Repotkan? (Edho)








