BANGKA – PT Timah wilayah Bangka Utara bersama Polsek Belinyu, kembali mendatangi lokasi tambang di Dusun Sinchong, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Senin (22/12/2025) siang.
Sempat terjadi adu argumen antara pihak PT Timah dengan perwakilan dari penambang yang bekerja pada saat itu.
Lokasi Dusun Sinchong, dikabarkan berstatus reklamasi. Dan para penambang yang sudah se pekan kebelakang bekerja menambang dengan sistem TI Sebu, tak bisa menahan kehendak mereka yang sudah berbicara soal perut.

Puluhan penambang berkumpul, dihadapan para petugas dari PT Timah, didampingi aparat keamanan dari Polsek Belinyu
Deni, perwakilan dari penambang mengaku mereka sudah menerima pihak PT Timah datang ke lokasi. Namun kata dia, sampai saat ini PT Timah belum memberikan jawaban untuk membahas soal ini. Sebab kata Deni, para penambang yang bekerja bersedia mentaati aturan yang ditetapkan demi urusan perut.
” Kami tau, tapi tolong kasih solusi yang pasti ke kami. Orang-orang ini mau kerja lho. Kemarin kami sudah ajak untuk duduk bersama. Ada Pak Kadesnya juga. Tapi sampai sekarang nggak da, sementara orang ini mau kerja,” kata Deni.
Deni mengaku, memang status lahan yang dikatakan reklamasi ini sebetulnya dilarang. Namun, dia mewakili para penambang meminta solusi konkrit dari PT Timah.
Mereka juga bersedia, mengikuti aturan dari PT Timah supaya bisa bekerja. Salah satu contohnya, dengan cara hasil timah distor ke pihak PT Timah.
Dan juga kata Deni, mereka hanya ingin bekerja dengan benar. Bukan dibenturkan dengan aparat keamanan.
” Kami ini bukan teroris, dibenturkan dengan petugas, kami siap kalau mau pertemuan. Ayoo kapan maunya,” ujarnya.
Sejumlah penambang, nampak kesal dan menyerukan kalau mereka mau bekerja mencari nafkah.
” Kami ini mau kerja Pak ! Bukan mau maling. Kami mau nurutin aturan. Kami ini buka teroris yang diteror-teror petugas datang,” seru para penambang.
Sementara dari itu Kepala Unit PT Timah Wilayah Bangka Utara Rahendra, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi oleh wartawan media ini.
Dilain pihak Kapolsek Belinyu AKP Rizki Yanuar Hernanda saat dikonfirmasi juga sama, tidak memberikan respon kepada wartawan. (Edho)









