Vyoza ! Dara Cantik Dari Belinyu Yang Lolos Menuju Grand Final Miss Teen Tourism Indonesia

Bangka15 Dilihat
banner 468x60

BANGKA – Vyoza Liara Zahira, dara cantik kelahiran Belinyu 27 Juni 2012, yang masih berusia 13 tahun sukses melaju ke grand final pada ajang Mister Miss Tourism Teen Indonesia 2026 atau MMTI.

Anak pasangan dari Yongky dan Figa itu, ikut diajang bergengsi pada kelas nasional. Yang akan digelar pada 19 Januari mendatang di PIK, Jakarta.

Zaza nama sapaannya, ikut pada ajang itu di kelas Miss Preteen. Dia merupakan jebolan dari Tanlar Model. Yang merupakan penyalur fashion dan modeling, dikelola oleh putera Belinyu yakni Rizky Tanlar.

” Vyoza memang merupakan salah satu model didikan dari Tanlar Models yang merupakan Icon Tanlar Models 2025 , dan Vyoza akan mulai karantina di tanggal 13 sampai 19 Januari 2025,” kata Rizky, Jum’at (01/01/2026).

Vyoza Liara Zahira pada ajang Miss Toursm Tenn 2026 (foto : Isimewa)

Rizky berharap, semua model didikannya ini dapat menciptakan model yang terbaik. Dan semua itu kata Rizky tak lepas dari dukungan para orang tua.

” Semoga bisa menciptakan anak-anak yang membanggakan. Berimpact terhadap sekitar nantinya , yang memiliki 4B yaitu Beauty, Brave, Behavior dan Brain. Semuanya tidak lepas dari dukungan penuh orang tua yang hebat,” ungkapnya.

Sementara Yongky, sang ayah kepada wartawan media ini mengaku bangga dengan prestasi yang diraih puterinya saat ini.

Menurut Yongky, puterinya memang kerap aktif dalam sejumlah ajang entertaint. Dari mulai fashion hingga modeling.

” Yaa bangga lah selaku orang tua. Kita selalu support dalam hal yang positif. Memang, anak kami Allhamdulillah aktif dalam dunia modeling dan fashion. Jadi maka itu, kami selaku orang tua mendukung. Terima kasih juga kepada Tanlar Modeling, yang sudah mendidik puteri kami,” kata Yongky.

Zaza memang kerap mengikuti sejumlah ajang modeling dan fashion. Dia juga merupakan siswi SMP Negeri 1 Belinyu. Namun meski demikian, dia juga tak lupa sebagai pelajar. Dia dikenal rajin belajar di Sekolahnya.

Maka dari itu, ini menjadi sebuah motivasi kepada orang tua lainnya untuk mengarahkan para putera dan puterinya ke kegiatan yang positif. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *