TI Rajuk Batu Hitam Jalan Lagi, Penyanting : Yang Penting Bisa Beli Susu Anak

Bangka1839 Dilihat
banner 468x60

BANGKA — TI rajuk di perairan batu hitam, sungai rumpak, Dusun Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu dikabarkan sudah berjalan kembali. Ratusan orang penambang nampak bersemangat dalam mencari timah.

Ren (50), salah satu warga asal Kecamatan Belinyu yang kerap nyanting di laut merasa bersyukur dengan beraktifitasnya ti rajuk itu. Apalagi saat ini kata Ren, harga kebutuhan pokok naik.

” Alhamdulillah Bang, TI rajuk di Batu Item mulai jalan. Walaupun Harga timah murah, jualnya susah, yang penting bisa beli susu anak. Belum lagi sekolah anak, butuh biaya. Tambah pula beras yang naik terus,” kata wanita single parent, anak 3 itu, Minggu (18/02) siang.

Jam (55), janda paruh baya asal Kecamatan Belinyu juga merasakan hal yang sama. Dia berharap, aparat dan yang terkait lainnya mengerti dengan keadaan ekonomi di Belinyu yang terpuruk.

” Minta lah jangan di razia, kami mau makan. Asal dikit-dikit berita. Aparat turun habis itu, berhenti lagi. Bisa nggak makan. Yang kemarin katanya demo, karena susah,” kata Jam.

Dua pekan lalu, memang masyarakat Kecamatan Belinyu menggelar aksi kongres di halaman rumah dinas Camat Belinyu lantaran menurunnya ekonomi di Kecamatan Belinyu.

Mereka meminta, aparat dan pejabat mendengarkan keluh mereka. Harga timah yang anjlok dan susahnya menjual membuat masyarakat mengeluh akan situasi itu. (Edho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *