Nama AKP Kardonetso Siagian, kini seolah menjadi sosok ikonik dijajaran Polres Bangka. Pria lulusan Bintara Polri tahun 1991/1992 dan lulus Perwira Ahli Golongan atau PAG tahun 2017 itu, kini menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Bangka. Usai dilantik pada bulan Desember 2025 lalu.
Sebelum menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Bangka, beliau juga pernah menjabat sebagai KBO Satlantas Polres Bangka. Dan lalu mutasi ke Polres Bangka Tengah.

Hampir separuh jabatannya, bergelut di dunia Lantas di lembaga Polri. Sebagai pelopor Kamseltibcarlantas di masyarakat.
Pasca 2 bulan kepemimpinannya, sejumlah ide atau terobosan baru langsung menjadi gebrakannya. Antara lain yang utama adala memberantas aksi balap liar yang kerap dilakukan anak muda.

Selain itu, ada juga kegiatan sosial yang digagasnya bersama Satlantas Polres Bangka. Seperti kegiatan Jum’at berkah, yang menyambangi para pengguna jalan di seputar Kota Sungailiat Kabupaten Bangka.

” Iya sebagai wujud Polri, dan juga mandat tugas yang diberikan memang yang utama adalah balap liar ya. Itu termasuk hal yang fatal, makanya setiap pekan kita ada beberapa kali patroli untuk menertibkan balap liar,” ungkap Kardonetso, Jum’at (20/02/2026) saat dijumpai di ruang kerjanya.

” Ada juga giat lain, tadi barusan giat Jum’at barokah. Kita gelar baksos, bagi-bagi sembako kepada pengguna jalan dan juga masyarakat yang kurang mampu,” tambahnya.
Pria yang kerap disapa marganya Siagian itu juga mengungkapkan, pihaknya juga mendatangi sejumlah Sekolah yang ada di Kabupaten Bangka.
Kegiatan itu mengusung tema ” Satlantas Bangka Sapa Pelajar” dengan tujuan memberikan edukasi kepada belajar tentang tertibnya berlalu lintas.
” Ada juga giat ke sekolah-sekolah. Kita sosialisasi lah, kepada anak-anak pelajar kita. Yang utama, keselamatan berlalu lintas seperti menggunakan helm, tidak kebut-kebutan atau ugal-ugalan di jalan. Dan yang utama tidak ikut balap liar,” ungkapnya.
Pihaknya juga sambung Kardonetso, kerap menerima aduan masyarakat yang resah akibat ulah pemuda yang menggunakan sepeda motor. Termasuk, aksi balap dan kebut-kebutan.
Seperti laporan yang mereka terima semalam, pihaknya bersama personel Satlantas Polres Bangka langsung bergerak ke lokasi.
” Semalam ada laporan dari warga, resah adanya balap-balap dan aksi ABG yang kebut-kebutan di jalan Pemuda Sungailiat. Kita langsung gerak cepat, karena itu berbahaya dan mengganggu kenyamanan masyarakat juga,” tuturnya.
Namun kendati memilki motivasi memberantas aksi balap liar, penggunaan knalpot brong juga menjadi atensi untuk ditertibkan.
Akan tetapi menjalani hal itu bukanlah mudah, butuh waktu dan pendalaman lebih lanjut dan mengatur langkah yang konkrit baginya.
” Pasti lah, knalpot brong jadi sasaran utama juga. Cuma perlahan, kita step by step lah. Untuk menjaga Kabupaten Bangka ini,” ujarnya.
Selain itu lanjut dia, untuk Operasi Keselamatan Menumbing tahun 2026, pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah dan upaya. Dan itu bebernya, berjalan dengan baik.
” Syukurlah, untuk Ops keselamatan kemarin berjalan lancar. Dan beberapa upaya kami lakukan, seperti himbauan dan edukasi,” kata dia.
Penindakan seperti Tilang, juga sudah diberikan dari pihaknya kepada pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polres Bangka.
Diujung perbincangan, dia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya Kabupaten Bangka untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
” Kepada masyarakat Kabupaten Bangka, kami mengimbau untuk selalu mengutamakan keselematan dalam berlalu lintas. Pakai helm, sabuk pengaman. Dan jangan menggunakan Handphone saat berkendara. Itu bahaya sekali. Dan jika ada kejadian laka lantas, atau hal-hal yang mengganggu kelancaran berlalu lintas bisa segera hubungi kami,” jelasnya.
Nah, untuk masyarakat terutama anak-anak muda nih, jangan lagi deh ikut-ikut balap liar. Mending isi dengan kegiatan positif.
Kalaupun hoby nya balap-balapan, ikut aja ajang bergengsi atau event balap yang resmi. Supaya bakatnya tersalurkan.
Dan kalau masih juga membandel, jangan salahkan Pak Polisi ya kalau motornya disita. Mari jaga Kabupaten Bangka !!. (Edho)









