Ponton di Sungai Rumpak Makin Bertambah

Bangka711 Dilihat
banner 468x60

BANGKA — Jumlah ponton isap produksi di perairan sungai rumpak dan batu hitam, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu semakin bertambah. Berdasarkan pantauan pada hari ini, Selasa (23/01) pagi, puluhan unit PIP nampak sedang mencari timah di perairan itu.

Para penambang nampak santai-santai saja bahkan bersemangat dalam mencari pasir timah. Deru mesin diesel pun semakin menggemuruh, asap tebal hitam pun semakin mengepul.

Ab warga Kecamatan Belinyu yang biasa ke laut mengaku sudah dua hari ini pergi ke laut melihat kegiatan penambangan itu. Dikatakan Ab, para penambang itu bekerja dibawah koordinator Dd.

” Sudaj 2 hari ini ke laut. Makin banyak ponton, saya tanya-tanya ke penambang tadi rombongan siapa yang kerja penambang bilang ikut Dd orang Belinyu,” kata Ab.

Ab mengatakan, sepengetahuan dia koordinator tambang yang kerap diberitakan yaitu Agus, sudah menyatakan tidak bekerja lagi alias mundur dari perairan sungai rumpak, batu hitam dan sekitarnya.

” Dulunya rombongan Kak Agus Tanjung Batu setahu saya. Tapi ini saya tanya-tanya ada beberapa orang jawab Pak Agus Tanjung Batu nggak kerja lagi, udah mundur katanya,” bebernya.

Agus saat di konfirmasi wartawan, melalui telepon selulernya menjawab, dirinya beserta ponton-ponton binaannya tidak bekerja lagi di perairan itu.

” Wa’alaikumsalam, nggak lagi bro. Kita nggak kerja disitu (sungai rumpak/batu hitam). Kita sudah mundur. Nggak tahu juga siapa yang kerja disana sekarang,” kata Agus.

Agus membeberkan, dia berharap kepada sejumlah awak media yang kerap memberitakannya untuk mengecek ke lokasi terkait kebenaran informasi. Sebabnya, tak sedikit wartawan yang melakukan konfirmasi kepada dia, bahkan juga kata dia ada yang memberitakan tidak sesuai dengan kebenaran informasi di lapangan.

” Nah, ini sekalian. Coba lah kawan-kawan media lain cek saja ke lapangan. Terkait kebenaran informasi, terkadang ada juga berita yang saya anggap nggak sesuai. Contohnya, saya nggak ada kerja seolah-olah saya yang koordinir. Bahkan, ada kejadian-kejadian miring saya yang seolah-olah biangnya. Saya pastikan, rombongan saya nggak ada kerja lagi disitu saat ini,” ungkapnya.

Sementara Dd, saat dikonfirmasi oleh wartawan media ini tidak memberikan komentar apapun saat dikonfirmasi.

Dilain pihak, Kapolsek Belinyu AKP Dr Singgih Aditya Utama saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan mengecek ke lapangan.

” Terima kasih informasinya, akan kami cek ke lapangan,” tulisnya singkat, dalam pesan WhatsAppnya. (Edho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *