Pelajar Smansa Belinyu Diberi Pemahaman Bahaya Narkoba Dari Polres Bangka

Bangka285 Dilihat
banner 468x60

BANGKA — Puluhan pelajar SMA Negeri Satu atau Smansa Belinyu mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digagas oleh Satres Narkoba Polres Bangka, Senin (30/01) pagi, di Smansa Belinyu. Puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas itu diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan sanksi hukum yang diterima.

Kapolres Bangka, melalui Kasatres Narkoba IPTU Deni Wahyudi mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan dasar Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor atau disingkat RAN P4GN tahun 2020 hingga 2024.

Dilanjutkan Deni, pada kegiatan itu para pelajar diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dari mulai modis peredarannya hingga sejumlah kasus yang sudah ditangani oleh Satres Narkoba Polres Bangka.

” Peserta mengetahui modus operandi dari para pelaku atau penjual narkoba. Mengetahui bentuk dan jenis narkoba yang beredar di masyarakat. Peserta juga diharapkan mengetahui pasal-pasal yang disangkakan kepada pelaku tindak pidana narkoba maupun ancaman hukuman kepada masyarakat yang tidak melaporkan adanya Tindak pidana narkoba. Dan juga, kita memberikan edukasi beberapa pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Bangka,” ungkap Deni.

Kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Smansa Belinyu Willem didampingi Wakil Bidang Kurikulum Smansa Belinyu Emiliia Agustini.

Terpisah Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dengan narkoba. Kata Taufik, peran dan kesadaran masyarakat tentang bahayanya narkoba ini sangat diperlukan.

” Iya, ada giat itu tadi. Agar masyarakat tidak terlibat dengan narkoba karena tidak ada faedah dan manfaatnya, peran dan kesadaran masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba juga sangat diperlukan bagi upaya pencegahan serta pemberantasannya. Stop dan perangi Narkoba demi masyarakat tangguh dan Indonesia maju,” kata AKBP Taufik. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *