Panen Gaes, Polisi Tangkap 5 Pengedar Sabu di Belinyu

Bangka740 Dilihat
banner 468x60

BANGKA — Tim gradak Satres Narkoba Polres Bangka, meringkus 5 orang terduga pelaku tindak pidana narkotika di Kecamatan Belinyu. Kelima orang itu, 4 diantaranya laki-laki dan 1 orang perempuan. Mereka ditangkap pada, Kamis (02/02) dini hari kemarin.

Kelima orang itu masing-masing inisial, Mh alias YK(38), Ab alias Bd (38), Gn (26), Fr alias Op (24) dan Ay (24). Kelimanya ditangkap di tempat yang berbeda.

Kapolres Bangka, melalui Kasatres Narkoba IPTU Deni Wahyudi mengatakan, dari kelima terduga pelaku itu, Polisi menyita barang bukti total sebanyak 53 gram narkotika yang diduga sabu, serta 9 butir pil ekstasi.

” Total Bb kalau dihitung brutonya ada 53,76 gram. Sudah dikemas menjadi 79 paketan siap edar, plus 9 butir ekstasi,” kata Deni, Kamis (02/03) malam.

Kata Deni, kelima terduga pelaku berperan sebagai perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I berat melebihi 5 gram Junto percobaan atau permufakatan jahat. Kelimanya pun terancam hukuman penjara hingga 20 tahun. Mereka pun kata Deni, terjaring pada masa operasi antik menumbing tahun 2023.

” Iya, terjaring di Ops antik 2023, namun statusnya bukan TO,” kata dia.

Saat ini, kelima orang terduga pelaku tersebut sudah diamankan di Mapolres Bangka untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Sejumlah barang bukti lainnya seperti Handphone, timbangan digital, plastik bening, sepeda motor dan kaleng susu diamankan petugas dari tangan terduga pelaku.

Terpisah Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dengan narkoba. Kata Taufik, peran dan kesadaran masyarakat tentang bahayanya narkoba ini sangat diperlukan.

” Iya, agar masyarakat tidak terlibat dengan narkoba karena tidak ada faedah dan manfaatnya, peran dan kesadaran masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba juga sangat diperlukan bagi upaya pencegahan serta pemberantasannya. Stop dan perangi Narkoba demi masyarakat tangguh dan Indonesia maju,” kata AKBP Taufik. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *